Alami sehat-Sehat alami

Alamilah Hidup Sehat, Sehatlah secara Alami

Arsip untuk ‘TESTIMONI KONSUMEN PRODUK LUXOR DI MAJ TRUBUS’ Kategori

KESAKSIAN LENGKAP & VIDEO TESTIMONI

Ditulis oleh alamisehat di/pada April 6, 2008

Kesaksian Pengguna Produk Jelly Gamat & spirulina merk Luxor secara lengkap dapat anda akses pada alamat di bawah ini :

http://www.luxor.co.id/luxortrubus/index.htm

Sedangkan video kesaksian konsumen gamat & spirulina Luxor dapat anda akses pada alamat di bawah ini :

http://www.luxor.co.id/testimony-video.htm

Ditulis dalam TESTIMONI KONSUMEN PRODUK LUXOR DI MAJ TRUBUS | Leave a Comment »

Penyembuh dari Dasar Samudera

Ditulis oleh alamisehat di/pada April 6, 2008

Penyembuh dari Dasar Samudera
Diambil dari Majalah Online Trubus
Selasa, 07-Maret-2006


Betapa masygulnya Jang-Geum ketika kaisar Jeung Ho jatuh sakit. Ahli kuliner istana itu segera mengolah kuchiko, penganan berbahan dasar teripang. Setelah rutin menyantap hidangan lezat itu, kesehatan kaisar berangsur-angsur pulih. Itulah kisah nyata yang diangkat ke serial televisi bertajuk Jewel in the Palace.


Sejak zaman purba teripang Stichopus hermanii memang
dikenal berkhasiat obat. Itu tak hanya kepercayaan masyarakat Korea dan Cina, tetapi juga berbagai bangsa. Nelayan Malaysia, misalnya, lazim meminum saripati teripang sebelum melaut. Efek toniknya menguatkan badan. Di Pulau Langkawi, Kedah, gamat – teripang dalam Bahasa Malaysia – digunakan sebagai obat luka ringan, sakit sendi, radang, asma, paru-paru, tekanan darah tinggi, dan kencing manis. Sebagai sumber protein teripang mempercepat penyembuhan luka dalam setelah pembedahan, bersalin normal, dan caesar.
Teripang hewan laut bermarga Echinodermata dan kelas Holothuroidea. Beberapa jenis bertubuh lunak dan silindris memanjang seperti mentimun. Itu sebabnya teripang disebut mentimun laut, sea cucumber atau teatfi sh. Di Jepang anggota famili Holothuriidae itu disebut namako, di Thailand pling kao, dan di Perancis, beche de mer.
Indonesia penghasil teripang terbesar di dunia. Sayang, tak ada yang mengolahnya. “Hampir semua diekspor,” kata Prapto Dharsono MSc, peneliti di Pusat Penelitian dan Pengembangan Oseanologi, Jakarta. Padahal, di Hongkong menu berbahan baku teripang termasuk makanan ekstramahal dan hanya dihidangkan saat acara khusus seperti perkawinan.

Regenerasi sel
Teripang cespleng menyembuhkan berbagai penyakit. “Kemampuannya dalam regenerasi sel jadi alasan utama teripang dipakai menyembuhkan berbagai penyakit,” kata dr Pieter A. W. Pattinama, RS PGI Cikini, Jakarta. Ia memperbaiki sel yang rusak. Di alam regenerasi sel terjadi saat teripang menghindari musuh, lingkungannya tercemar, dan kenaikan suhu air. Kekenyalan jaringan dinding tubuh menyebabkan pemecahan sel kulit luar dan kloaka.
Saat itu juga saluran pernapasan, pencernaan, dan gonad terburai keluar melalui anus atau dinding tubuh yang terpecah. Dalam waktu 9 – 90 hari, teripang kembali utuh. Regenerasi sel juga karena tubuh teripang menjadi habitat belut laut. Anggota keluarga Carapidae seukuran kelingking itu tinggal di perut teripang dan menyantap bahan organik di dalam tubuh. Itu tak membahayakan teripang, sebab ia mampu menumbuhkan kembali sel yang hilang dalam waktu singkat.
Selain mampu meregenerasi sel, teripang kaya akan nutrisi. “Senyawa aktif terbanyak berupa antioksidan, baik untuk perbaikan sel tubuh manusia,” ujar dokter alumnus Universitas Indonesia itu.
Menurut Prof Dr Ridzwan Hashim dari Universitas Kebangsaan Malaysia teripang mengandung 86% protein. Proteinnya mudah diuraikan oleh enzim pepsin. Dari jumlah itu sekitar 80% berupa kolagen. Itu sebagai pengikat jaringan dalam pertumbuhan tulang dan kulit. Dalam pertumbuhan tulang, suplemen kalsium saja tidak cukup, lantaran tulang terdiri dari kalsium fosfat dan kolagen sebagai pengisi. Tanpa kolagen tulang menjadi rapuh dan mudah pecah bak kaca. Sebaliknya bila tanpa kalsium, tulang akan kenyal seperti karet.
Kandungan lain adalah mucopolusacharida (MPS) populer sebagai glycosaminoglycans (GAGs). Dalam bentuk kondritin sulfat memulihkan penyakit-penyakit sendi dan membangun kembali tulang rawan. GAGs sintesis dijual di maskapai penerbangan Singapore Airlines. Zat itu menghilangkan linu sendi akibat duduk terlalu lama. Cara kerjanya dengan merangsang tubuh mensekresikan cairan synovial untuk lubrikasi persendian.
“MPS bersama GAGs memberikan efek lendir pada dinding sel,” kata Dr Muhilal, ahli gizi dari Pusat Penelitian dan Pengembangan Gizi, Bogor. Artinya teripang berfungsi sebagai antithrombogenik untuk mencegah penggumpalan melalui pengenceran darah.

Omega 3
Khasiat teripang juga didukung oleh kandungan EPA dan DHA – keduanya termasuk asam lemak omega 3. Faedahnya menghambat proses penuaan, menurunkan kolesterol jahat LDL dan VLDL dalam tubuh sehingga mengurangi risiko penyakit jantung. “Teripang tidak mengandung kolesterol, baik untuk orang yang punya penyakit jantung,” kata Sinru Sani Yang, ahli pengobatan cina di Kelapagading, Jakarta Utara. Menurut Muhilal, EPA dan DHA yang berantai panjang dan berikatan rangkap memulihkan jaringan yang rusak serta meningkatkan kinerja otak dan mata.
Meningkatnya kinerja indra penglihatan karena fungsi mineral seng dalam mengurai karoten menjadi vitamin A. ”Ada 200 macam enzim membutuhkan seng agar berfungsi,” ujar doktor Biokimia Gizi alumnus University of Liverpool. Seng juga dibutuhkan prostat. Jika jumlah seng pada prostat tidak memadai, terjadi pembengkakan atau hipertrofi . Prof Mohamad Yusuf dari klinik Citra Insani, Sukabumi, yakin gamat memperkuat kerja ginjal untuk menyaring zat-zat yang masuk ke organ itu. Fungsi itu optimal jika diolah, bersih dari pasir dan bau asin laut. Jika tidak, memacu kerusakan ginjal.
Mineral lainnya adalah kromium membantu kinerja insulin. Caranya melalui penyerapan glukosa berlebih dalam darah dan menyedot glukosa masuk jaringan darah lebih cepat. Ini menyebabkan konsumsi teripang mencegah serta memulihkan penyakit diabetes mellitus.

Anti HIV
Penelitian terbaru Institut Kimia Universitas Los Banos, Filipina, mengungkap teripang dapat menjadi agen antitumor dan sebagai obat Human Immunodefi siensy Virus (HIV). Yang paling berpengaruh adalah gula bernama lektin. Senyawa lektin bersifat mitogenik atau sel berkembang biak cepat dan antimikroba. Selain itu, lektin efektif melawan kanker otot pada tikus serta kanker paru-paru manusia dengan dosis masing-masing 5 dan 50 mikrogram. Lektin berefek terapi bagi HIV karena mampu menggumpalkan sel jahat. Itu terlihat ketika diuji dalam laboratorium dengan menggunakan sel limfoid.
Teripang membersihkan pasir laut dari serpihan endapan benda-benda atau lumpur organik di dasar laut. Ia mengisap, melumatnya, dan yang tersisa adalah pasir bersih. Senjatanya berupa gas holotrin yang beracun bagi ikan, tetapi hanya berakibat iritasi mata dan kulit pada manusia. Karena ampuh membunuh ikan, racun gamat kini dikembangkan sebagai obat antiseptik alami untuk melawan kanker dan infeksi.
Saat ini sudah beredar produk ekstrak teripang. Stichopus hermanii yang lebih dikenal dengan teripang emas diolah menjadi produk suplemen berupa jeli maupun kapsul, sampo, krim dan gel, pasta gigi, krim badan, serta minyak urut. Dengan segenap keistimewaan itu harapan kesembuhan disandarkan pada mentimun laut. (Vina Fitriani)

Artikel Lain

Ditulis dalam TESTIMONI KONSUMEN PRODUK LUXOR DI MAJ TRUBUS | Leave a Comment »

SPIRULINA VS ANEMIA APLASTIK

Ditulis oleh alamisehat di/pada April 6, 2008

Spirulina Vs Anemia Aplastik

Dikutip dari Majalah Trubus Edisi 444 – November 2006

Inilah hari yang sulit terhapus dari ingatan Nusanto. Pertengahan Mei 2006 darah mengucur tak terbendung dari mulut dan hidung. Gusi juga berdarah menyisakan keperihan. Ia segera dilarikan ke Rumahsakit PGI Cikini, Jakarta Pusat. Prof dr Karmel Tambunan SpPD, yang menanganinya langsung menusukkan jarum di sumsum tulang belakang untuk mengetahui jumlah trombosit. Dokter ahli darah itu mendiagnosis anemia aplastik. Nilai trombosit Nusanto Cuma 1.000, amat jauh dari ambang batas yang mencapai 150.000. Anemia suatu keadaan kadar hemoglobin darah lebih rendah daripada batas normal. Sedangkan anemia aplastik karena sel sumsum tulang belakang gagal memproduksi butir darah merah. Dampaknya sumsum tulang kosong sehingga pasien dengan trombosit 20.000 pun mudah terjadi pendarahan. Itu karena sel beku darah atau trombosit di dalam tubuh anjlok. Trombosit berperan dalam proses pembekuan darah. Ketika nilai trombosit drop, darah terus mengalir sehingga sel darah merah juga terkuras. Itulah yang dialami pria kelahiran Jakarta 2 Juli 1978. Tiga hari berturut-turut darah terus mengucur dari mulut dan hidung. Ia lemas dan terbaring di peraduan. Tatapan mata kosong. Sehari sebelum dilarikan ke rumahsakit yang berlokasi di bekas rumah pelukis Raden Saleh itu dr Karmel sejatinya menyarankan Nusanto untuk opname. Saat itu nilai trombositnya 6.000. Sayang, ayah Joshua Vernandez itu menolak lantaran merasa bugar. Keesokan hari akhirnya ia kembali ke rumahsakit untuk menjalani perawatan. Ganja N u s a n t o ditempatkan di ruang isolasi. T u j u a n n y a agar terhindar dari berbagai penyakit. Sebab, serangan virus fl u saja, sudah cukup untuk merobohkan dirinya. Dokter menganjurkan untuk segera transfusi trombosit agar pendarahan terhenti dan mempercepat kesembuhan. Namun, ia menolak lantaran khawatir ketergantungan. Transfusi trombosit sebenarnya solusi terbaik. Menurut dr Imam Budiwiyono SpPK dari Subbagian Hematologi Patologi Klinik RSUP Dr Kariadi, Semarang, pasien anemia aplastik membutuhkan sel darah merah. Fungsinya membawa oksigen ke otak. Kekurangan oksigen menyebabkan kelelahan kronis. Prof Karmel Tambunan menuturkan, anemia aplastik dipicu oleh paparan zat kimia terlalu lama, gangguan sistem imun tubuh, dan berbagai virus hepatitis, virus herpes, dan HIV. Dari beragam pencetus itu, zat kimialah biang kerok anemia aplastik yang diderita Nusanto. Saat beranjak dewasa, ia menikmati ekstasi dan ganja. Dua barang haram itu menjadi sarana mereguk kebahagiaan semu. Setiap hari! Dua tahun kemudian ia beralih m e n g k o n s u m si putau tanpa henti. Kebiasaan itu bertahan hingga 10 tahun. Zat zat kimia itu t e r a k u mu l a s i sehingga merusak aktivitas produksi sel darah merah. Gejala yang muncul kerap lelah, pusing, gemetar, dan kaku. Bahkan setelah bangun tidur, kulit punggung membiru dan berbintik merah mirip titik titik darah. Itu amat kontras di permukaan kulitnya yang putih. “Tak ada perih maupun sakit,” kata pria berusia 28 tahun itu. Seminggu kemudian ia memeriksakan diri ke dokter umum di Pademangan, Jakarta Utara. Hasil uji laboratorium menunjukkan, nilai trombosit 8.000. Saat itu dokter langsung angkat tangan, tak memberikan penawar sakit. Dokternya hanya mengatakan trombosit 1/60 kali dari batas normal. Ahli medis itu juga mengatakan kondisinya berbahaya sehingga harus dirawat di rumahsakit. Nusanto bingung, sebab ia merasa sehat, tanpa nyeri sedikit pun. Oleh karena itu ia tetap tinggal di rumah hingga kejadian muntah darah itu. Spirulina Sepekan lamanya Nusanto menjalani rawat inap di rumahsakit. Menurut Nusanto, nilai trombosit hingga hari ke- 5 tak kunjung naik, bertengger di angka 6.000. Selama opname ia mengkonsumsi lebih dari 10 jenis obat untuk meningkatkan stamina. Selain itu, Nusanto dilarang menyantap makanan asam atau pedas dan minuman bersoda. Semua itu merusak lambung sehingga vitamin yang dikonsumsi menjadi sia-sia. Oleh karena itu ia menuruti saran kerabat di Bandung untuk mengkonsumsi spirulina. Dari majalah Trubus kerabatnya itu mengetahui spirulina mampu mengatasi anemia. Pada hari ke-6 Nusanto mengkonsumsi spirulina. Dosisnya 5 tablet 3 kali sehari. Pada hari ke-7 ia diizinkan pulang ke rumah. Konsumsi ganggang hijau biru tetap diteruskan. Yang dirasakan Nusanto, kondisinya kian bugar. Ia merasa tak gampang letih, wajah tak lagi pucat, dan lebih bertenaga. Bobot tubuh meningkat 9 kg dari 56 kg sehingga tubuhnya setinggi 174 cm tampak lebih padat. Pengecekan terakhir pada September 2006, nilai trombosit 36.000. Itu berarti semakin mendekati ambang batas yang 150.000— 450.000. Menurut Prof I Nyoman Kabinawa, periset Pusat Penelitian Pengembangan Bioteknologi, kemampuan spirulina meningkatkan trombosit lantaran kaya ferum atau zat besi. Kandungannya 15 mg/ 10 g, terbanyak dibandingkan berbagai sumber pangan lain. Zat besi berfungsi untuk kesehatan sel-sel darah merah dan menguatkan sistem kekebalan tubuh. Fungsi lain memacu sumsum tulang untuk memproduksi haemoglobin sebagai bagian dari sel darah merah. Uji klinis yang dilakukan Johnson dan Shubert, membuktikan zat besi spirulina diserap lebih dari 60%. Bandingkan dengan suplemen lain seperti ferosulfida yang hanya 20%. Itu sebabnya spirulina efektif untuk penanggulangan anemia. Riset lain ditempuh oleh T. Takeuchi dari Tokyo Medical and Dental University, Jepang. Sebanyak 8 wanita muda pengidap anemia hipokronis dengan kandungan haemoglobin (HB) lebih rendah daripada normal, diberikan 4 g spirulina per hari selama 30 hari. Hasilnya kandungan HB naik 21% dari 10,9 menjadi 13,2. Menurut Cheng-Wu Z dalam Second Asia Pacific Conference on Algal Biotechnology, penyembuhan itu juga karena polisakarida dan pigmen fikosianin. Keduanya terbukti beraktivitas erythropoetin, prekusor pembentukan sel darah merah di sumsum tulang. Khasiat spirulina meningkatkan sel darah merah juga dibuktikan oleh Z. Trojacanec dari Institute for Medical, Skopje, Macedonia. Trojacanec meriset para atlet dengan jam latihan tinggi. Akibat kelelahan ditemukan defi siensi zat besi yang berakibat anemia. Itu dibuktikan setelah menghitung jumlah sel darah merah, haemoglobin, dan serum besi pada 20 atlet pria dan 20 atlet wanita berusia 18—22 tahun. Setelah diberi spirulina 3 kali sehari selama 2 bulan, serum darah dan haemoglobin meningkat.Bahkan kelelahan, kekakuan otot, dan kerap mengantuk, menghilang setelah jumlah serum zat besi meningkat. Kondisi itu pula yang mungkin dialami Nusanto. Meningkatnya trombosit hingga 6 kali lipat, membuat kebugaran tubuhnya juga meningkat. Nilai trombositnya memang belum menyentuh angka normal, tetapi setidaknya membendung aliran darah yang tak kunjung usai. (Vina Fitriani)

Artikel Lain

Ditulis dalam TESTIMONI KONSUMEN PRODUK LUXOR DI MAJ TRUBUS | Leave a Comment »

BERLALUNYA RADANG PARU PARU SANG SAUDAGAR

Ditulis oleh alamisehat di/pada April 6, 2008

Berlalunya radang paru-paru sang saudagar Dikutip dari Majalah Trubus Edisi 444 – November 2006 . Pada malam yang kian menua, Suharmen Sultan Mudo justru terjaga. Dada terasa nyeri setiap kali ia batuk. Ia juga demam. Meski begitu keesokan harinya ia tetap bekerja menempuh perjalanan minimal 500 km. Dari Payakumbuh ke Padang atau Riau sering ditempuhnya untuk memasok beragam kain Di perjalanan panjang itu Suharmen Sultan Mudo hampir tak pernah berhenti merokok. Sesekali minuman berenergi dikonsumsi. Namun, akhirnya pada Oktober 2003 pria 46 tahun itu ambruk. Ia menggigil, tubuh lemas, batuk berkepanjangan, dan nafsu makan hilang. Untuk mengatasi gangguan kesehatan itu ia hanya mengkonsumsi obat batuk yang banyak beredar di pasaran. Sayang, sebulan berselang, kondisinya kian memburuk. Ia batuk darah. Keadaan itu mendorongnya menemui dokter spesialis paru-paru di Padang, Sumatera Barat. Ayah 4 anak itu menjalani beberapa pemeriksaan fisik. Ahli medis juga memasukkan jarum suntik pada sisi paru yang sakit. Tujuannya untuk mengetahui isi cairan. Pneumonia Hasil pemeriksaan, jumlah leukosit—sel darah putih—melebihi batas normal, 10.000/μl. Paru-paru bernanah dan dahak mengandung mikroorganisme. Suharmen divonis mengidap pneumonia. Saat itu juga pria kelahiran 46 tahun lalu itu langsung menjalani operasi penanaman selang untuk penyedotan cairan dalam paruparunya. “Isinya sampai 1 botol air mineral besar (1.500 ml, red),“kata Suharmen. Pengeluaran cairan berbau menyengat itu memakan waktu 4 jam. Celakanya Suharmen juga pengidap diabetes mellitus berkadar gula 585 mg/dl. Oleh karena itu ia menjalani rawat inap 2 minggu untuk penyembuhan diabetes. Menurut dokter pembusukan paru-paru juga diakibatkan tingginya kadar gula darah. Gula darah menjadi makanan bakteri penginfeksi radang paru-paru untuk berkembang biak. Untuk mengantisipasi 2 penyakit itu, 7 obat harus dikonsumsinya 3 kali sehari. Dengan gula darah di atas 300 mg/dl, Suharmen diizinkan pulang, tapi selang tetap bertengger di paru-paru. Di ujung selang, botol infus menampung nanah.Ke mana pun ia pergi, botol infus ditaruh dalam saku celana. Sebab, cairan nanah tetap mengalir dari paru-paru. Setiap malam 50—100 cc nanah keluar dari organ pernapasan itu. Satu tahun berselang, bobot tubuh tinggal 37 kg dari sebelumnya 70 kg. Suharmen kembali memeriksakan diri ke dokter spesialis paruparu. Dokter kaget atas hasil tes laboratorium. D a t a menunjukkan 50% paruparu Suharmen m e m b u s u k . Solusi yang ditawarkan dokter, amputasi paru-paru. Tujuannya agar kuman tidak menjalar. Paru-paru itu sedianya akan diganti plastik. Lantaran terimpit biaya, operasi urung dilakukan. Konsumsi gamat Kerabat dekat juga menolak operasi amputasi lantaran percuma. Sebab, “Paruparu utuh saja, pasti terengah-engah ketika berjalan menanjak. Apalagi hanya separuh,” kata Suharmen mengulang perkataan Amril Anwar, kerabatnya itu. Amril menyarankan untuk mengkonsumsi ekstrak teripang 3 kali 2 sendok sehari untuk mengembalikan sel-sel paru-paru. Dua bulan rutin mengkonsumsi gamat— sebutan teripang di Malaysia— bau menyengat dari tubuh Suharmen hilang. Bobot tubuh bertambah 10 kg menjadi 47 kg. Batuk-batuk dan demam yang kerap menyertai tidurnya pun sirna. Setahun kemudian pada Oktober 2005 kondisi tubuhnya kian membaik. Itu sebabnya ia kembali memeriksakan keadaan paru-paru. Tujuh puluh persen paruparu telah kembali membentuk daging. Sedangkan kadar gula darah normal, 160 mg/dl. Selang yang menggantung di kantongnya pun dilepaskan melalui operasi di Rumah Sakit Achmad Muchtar, Bukittinggi, Sumatera Barat. Menurut Prof Dr Faisal Yunus PhD, ahli pulmunologi RS Persahabatan, Jakarta, pneumonia merupakan radang paru-paru yang disebabkan mikroorganisme (bakteri, virus, cendawan, dan parasit). Bakteri yang umum adalah Streptococcus pneumoniae, Staphylococcus aureus, Klebsiella sp, dan Pseudomonas sp. Proses peradangan menyebabkan jaringan paru berupa aveoli kantong udara dipenuhi cairan atau nanah. Akibatnya kemampuan paru sebagai tempat pertukaran oksigen terganggu. Kekurangan oksigen dalam sel-sel tubuh mengganggu proses metabolisme tubuh. Faktor-faktor risiko terkena pneumonia, antara lain, infeksi saluran pernapasan atas (ISPA), usia lanjut, alkoholisme, rokok, kekurangan nutrisi, dan penyakit kronis menahun. Diduga, penyakit Suharmen berasal dari konsumsi minuman energi dan merokok tanpa henti. Regenerasi sel Bagaimana teripang membantu proses penyembuhan itu? Di Universitas Kebangsaan Malaysia, Prof Ridzwan Hashim menemukan bukti sahih,teripang Holothuria atra, H. scabra, dan Bohadshia argus berefek antibakteri. Bakteri Streptococcus faecalis penyebab pembengkakan lapisan dalam jantung, S. viridans perusak katup jantung, S. pneumoniae penyebab radang paru-paru dan sinusitis akut, Staphylococcus aureus penyebab meningitis, dan Proteus mirabilis penginfeksi luka ampuh dibasmi teripang. Hal itu sejalan dengan penelitian Nagarajappa dari Gene Lab, National Institute of Oceanography, Paula, Goa, India. Hasil pengujiannya terhadap larutan teripang menghambat pertumbuhan bakteri Klebsiella pneumonia. Zat yang berpengaruh: tripsin dari hidrolisat gamat. Sedangkan Subhuti Dharmananda dari Institut Pengobatan Tradisional, Portland, Amerika Serikat, mengungkap zat teripang paling berpengaruh dalam penyembuhan penyakit paru-paru adalah asam lemak metiltetradekanoik penghambat kinerja enzim lipoksigenase. Enzim berupa 5-LOX inhibitor telah diaplikasikan berbagai penyembuhan penyakit pernapasan. “Kemampuan regenerasi sel teripang cepat, makanya bisa mengobati berbagai penyakit,” kata dr Pieter Pattinama, mantan direktur RS PGI Cikini, Jakarta. Kemampuan regenerasi itu lantaran gamat memiliki kandungan gizi lengkap, antara lain 9 jenis karbohidrat, 59 jenis asam lemak, 19 jenis asam amino, 25 komponen vitamin, 10 jenis mineral, dan 5 jenis sterol. Semuanya bersatu padu membentuk kekebalan tubuh dan memperbaiki sel-sel rusak. Kandungan kromium teripang juga membantu kinerja insulin untuk menurunkan diabetes. Caranya melalui penyerapan glukosa berlebih dalam darah dan menyedot glukosa masuk jaringan darah lebih cepat. Ini menyebabkan konsumsi teripang mencegah serta memulihkan penyakit diabetes mellitus. Itu sebabnya penyakit gula tinggi Suharmen lenyap dan pembusukan paru-paru terhambat. Gamat kemudian meregenerasi sel paru-paru sehingga penyakitnya pulih, walau membutuhkan waktu 2 tahun. (Vina Fitriani).

Artikel Lain

Ditulis dalam TESTIMONI KONSUMEN PRODUK LUXOR DI MAJ TRUBUS | Leave a Comment »

PENUNDA TIGA PENCABUT NYAWA

Ditulis oleh alamisehat di/pada April 6, 2008

Penunda Tiga Pencabut Nyawa Dikutip dari Majalah Trubus Edisi 443 – Oktober 2006

Sebuah selang halus berdiameter 3 milimeter ditanam dalam dada Yusni Mansyur yang terbius. Selang kateter itu terus berjalan perlahan hingga pembuluh darah koroner. Akhirnya tertangkap gambar, tiga bagian jantungnya tak berfungsi lantaran tersumbat lemak. Yusni tak pernah menyangka kegemarannya mengasup makanan laut berujung derita. Udang dan cumi memang hampir tak pernah absen di meja makan. Sebab, “Bagi saya,semua makanan itu sehat, tak ada yang membuat penyakit,” kata pria kelahiran Aceh itu. Makanya, makanan kaya lemak dikonsumsinya tanpa menghiraukan kondisi tubuh yang semakin senja.Hingga pada 1996, jantung pria kelahiran 10 Agustus 1948 itu berdenyut tak beraturan, tekanan darah menurun, kerap pusing, dan gemetar. Rasa nyeri di bawah tulang dada sebelah kiri pun semakin lama kian berat. Ia tak sadarkan diri. Pengajar Sekolah Perawat Kesehatan di Langsa, Aceh, itu lantas dibawa ke rumahsakit terdekat. Hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan, nilai kolesterolnya 300 mg/dl, kadar normal di bawah 160 mg/dl. Ia divonis mengidap jantung koroner. Lidah pelo Menurut Prof Dr dr Budi Setianto,SpJP(K) dari Rumah Sakit Jantung Harapan Kita, jantung koroner berhubungan dengan pembuluh darah koroner yang mengalirkan darah ke otot-otot jantung. Orang berusia 10—20 tahun, mulai timbul guratan-guratan lemak pada pembuluh. ”Akibat kolesterol tinggi, pembuluh darah menyempit karena tumpukan lemak,” kata Budi Setianto. Sepekan setelah menjalani perawatan di rumahsakit, Yusni pulang ke rumah. Walau nilai kolesterol berangsur turun, Yusni masih sering lelah, sesak, nyeri dada, dan pusing. Sapura, istri Yusni, sering melihat suaminya ketakutan dan gemetar akibat cemas akan kematian. Hingga akhirnya,Yusni terkena stroke. Lidahnya pelo tak mampu digerakkan, apalagi berbicara. Pengobatan berlanjut di Rumahsakit Adam Malik, Medan. Diagnosis ahli medis menyebut Yusni terserang stroke akibat aliran darah tersumbat. Obat- obatan yang diberikan bersifat thrombolitik, penghancur thrombus yang menyumbat pembuluh darah koroner, dan penyebab otot jantung kekurangan oksigen. Termasuksebutir tablet cedocard penghilang nyeri yang kerap diletakkan di bawah lidah. Yusni tetap tak mampu berbicara selama 2 minggu perawatan. Dokter menyarankan agar ia takmenggerakkan lidah supaya tak cepat lelah. Kondisi Yusni memang terlihat lebih parah.Selain penutup yang bertengger di hidung untuk terapi oksigen,di dadanya terpasang elektrokradiograf(EKG). Fungsi alat itu mengetahui perubahan irama jantung terutama pada saat-saat seranganjantung. Bypass Empat tahun rutin meminum obat-obatan dokter, tapi kesembuhan bagai api jauh dari panggang. Dokter yang menanganinya angkat tangan. “Obat sudah dimakan tetapi kok cuma meredam.Penyakitnya malah lebih parah,” kata Yusni. Akhirnya ia dirujuk ke sebuah rumahsakit jantung di Jakarta. Kali ini spesialis jantung menduga beberapa katup jantung Yusni bocor. Kateter pun dilakukan untuk pembuktian. Selang dimasukkan ke dalam lipatan lengannya, lantas sedikit demi sedikit mencapai pembuluh darah koroner. Zat kontras disemprotkan agar sinar x dapat merekam kondisi pembuluh darah koroner.Ternyata bukti menunjukkan lemak menyumbat sebagian besar aliran darah ke jantung. Akibatnya, jantung kiri 99% rusak, sedangkan kedua bilik jantung sebelah kanan hanya 5% berfungsi.Solusi dokter, operasi bypass.P e m b u l u h darah sehat dikaki atau tangan d i c a n g k o k a n pada pembuluh darah koroner tersumbat. Melalui operasi itu diharapkan seutuhnya aliran darah ke otot jantung akan kembali, dan keluhan nyeri dada sirna. Sayang, biayanya mahal.Lantaran terimpit biaya, operasi bypass dilupakan. Yusni memilih beralih ke pengobatan alternatif. Beberapa sinse didatangi, beragam herbal dikonsumsi. Namun, kesembuhan sulit digapai. Yusni hanya berbaring ditempat tidur dan berbicara pun hanya sesekali. Harapan untuk sembuh sangat tipis, sehingga ia seolah tinggal menunggu ajal tiba.Secercah asa datang. Pada awal 2006,Sapura membaca Trubus tentang khasiat teripang memperbaiki kondisi pengidap jantung bocor. Atas saran istri, Yusni mengkonsumsinya 2 kali sehari masingmasing 2 sendok. Sepekan kemudian, efeknya mulai terasa. Badan lebih segar dan nilai kolesterol berangsur turun di bawah 160 mg/dl. Ia yakin jantungnya telah berfungsi normal. Terasa kondisinya sehat, Yusni mulai mengajar kembali di Akademi Perawat,Langsa, Aceh setelah lama ditinggalkannya. Bahkan, “Ia sudah sanggup bersepeda setiap hari 10 km,” tutur Sapura. Kaya Asam amino Ekstrak teripang mampu mengatasi jantung koroner lantaran kandungan 11 asam amino. Satwa laut itu mengandung miristat, palmitat, palmitoleat,stearat,oleat, linoleat, arakhsidat, eicosapentaenat, behenat, erusat, dan docosahexaenat.Asam lemak itulah yang diduga mempercepat penyembuhan luka di jantung. Kandungan asam eicosapentaenat (EPA) dan asam docosahexaenat (DHA) relatif tinggi, masing-masing 25,69% dan 3,69%.Nilai EPA besar menandakan kecepatan teripang memperbaiki jaringan rusak dan menghalangi pembentukan prostaglandin penyebab radang tinggi. Konsumsi DHA tinggi menurunkan trigliserida darah penyebab penyakit jantung. Kandungan lain adalah mucopolusacharida (MPS) populer sebagai glycosaminoglycans (GAGs). “MPS bersama GAGs memberikan efek lender pada dinding sel,” kata Dr Muhilal, ahli gizi dari Pusat Penelitian dan Pengembangan Gizi, Bogor. Artinya teripang berfungsi sebagai antithrombogenik untuk mencegah penggumpalan melalui pengenceran darah. Menurut Valentine A dari Russian Academy of Sciences, Vladivostok, Rusia, membuktikan zat dalam teripang yang berpengaruh menurunkan kolesterol adalah sterol. Hal itu sejalan dengan penelitian di School of Dietetics and Human Nutrition, McGill University, Kanada. Di instansi itu, Ling WH membuktikan sterol mampu menghadang absorpsi kolesterol pada pembuluh darah manusia yang berakibat penurunan 15% jumlah kolesterol darah. Dibarengi dengan pola makan yang tepat dan olahraga teratur, bukan tak mungkin gamat membantu mempercepat kesembuhan Yusni melalui penyerapan kolesterol. (Vina Fitriani).

Artikel Lain

Ditulis dalam TESTIMONI KONSUMEN PRODUK LUXOR DI MAJ TRUBUS | Leave a Comment »

TERIPANG JINAKKAN SERIGALA LIAR

Ditulis oleh alamisehat di/pada April 6, 2008

Teripang Jinakkan Serigala Liar

Dikutip dari Majalah Trubus Edisi 441 – Agustus 2006

Bayangan kematian menyergap benak Rachma Dwiyanti ketika dokter mendiagnosis lupus. Perempuan 32 tahun itu gontai keluar dari ruang praktek. Tiba –tiba saja ia takut menhadapi kehidupan. Maklum sebulan silam nyawa adiknya terenggut karena penyakit itu. Haruskah ia mengikuti jejak sang adik menuju ke haribaan – Nya?

Kengerian itu berawal pada sebuah siang nan terik. Ketika berlibur di Yogyakarta, alumnus Universitas Diponegoro itu menyempatkan diri ke Malioboro. Di pusat keramaian itu tiba – tiba mata kaki terasa amat nyeri, seperti dipukul paku. Tak kuasa menahan nyeri, ia pun menjerit sehingga puluhan pasang mata tertuju padanya.
Semula Rachma Dwiyanti mengira terkilir akibat kelelahan. Itu diperkuat pernyataan ahli refleksi yang ditandangi beberapa saat setelah peristiwa terjadi. Setelah dipijat satu jam, rasa nyeri lenyap. Namun seminggu berselang, ketika Rachma kembali ke Banjarmasin, rasa nyeri kembali hinggap. Kali ini, rasa nyeri tak mempan diurut. Ia tak bisa menggerakkan seluruh tubuhnya lantaran nyeri meluas. “ Jika kambuh, jalan menjadi susah” kata Rachma. Wanita kelahiran 21 Januari 1974 itu berbaring ditempat tidur lantaran tak berdaya melakukan aktivitas apapun.
Selain nyeri diseluruh sendi, di tangan kerap muncul benjolan. Jika sudah begitu, ia demam dan tangan tak mampu digerakkan. Menjelang malam penghujung 2005, nyeri hebat ia rasakan, sehingga berjalanpun terseok –seok. Suaminya, Muhammad Frisyal Pattisahusiwa yang baru menyadari penyakit istrinya bukan sekedar pegal linu yang mudah disembuhkan obat warung. Ia langsung melarikan Rachma ke rumahsakit yang berjarak 40 km dari rumahnya.

4 dari 11
Diagnosis dokter menunjukan penyakit yang diderita Rachma bukan sembarang rematik. Lantas ia dirujuk ke ahli rematologi di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo ( RSCM ), Jakarta. Disana ia menjalani serangkaian tes imunologi dan serologi. Hasilnya ANA ( antinuclear AB ) pada darah ibu 2 anak itu positif kuat. Nilai C3 hanya 72 mg/dl jauh dibawah kisaran normal, 90 – 180 mg/dl. Artinya ia mengidap Sistemic Lupus Erythema ( SLE ) yang lebih dikenal dengan sebutan lupus. ANA merupakan parameter lupus. Jika positif berarti ada aktivitas antibody penyebab lupus, sedangkan C3 dan C4, bagian kelompok protein globulin darah penghambat terjadinya peradangan dan infeksi. Jika nilainya di bawah kisaran, berarti mudah terjadi reaksi radang penyebab linu.
Setelah 6 bulan bergelut dengan nyeri sendi, Rachma sadar penyakitnya sama dengan penyebab kematian sang adik. Sebelumnya ia sempat curiga, tetaoi dari berbagai informasi yang ditelusuri sangat jarang saudara sekandung mengidap lupus. Namun ia merasa beruntung penyakit ini terdeteksi lebih awal dibandingkan adiknya.
Sekita 12 tahun dokter memvonis Dian – begitu adiknya dipanggil – hanya nyeri rematik. Saat Dina merasa kesakitan ketika disentuh, anggota keluarga lain mengira ia bercanda. Lima bulan menjelang ajal barulah ketahuan ia mengidap penyakit kelebihan imun.
Kelebihan imun akibat tubuh memberi reaksi berlebih terhadap rangsangan benda asing. Kemudian tubuh memproduksi terlalu banyak antibodi atau semacam protein yang malah ditujukan untuk melawan jaringan tubuh sendiri. Sebab antibodi yang diproduksi berupa antinuclear AB ( ANA ) dan Anti Double Stranded DNA ( Anti ds – DNA ) yang justru merusak tubuh.
“ Gejalanya biasa- biasa saja, sehingga banyak dokter yang tidak mengetahui itu adalah gejala lupus. Banyak penderita lupus yang meninggal karena tidak terdeteksi secara benar, “ ujar dr Yoga Iwanoff Kasjmir SpPD-KR, ahli rematologi RSCM. Gejala penyakit ini hanya berupa demam, nyeri sendi, lemah atau lesu, dan rendahnya trombosit.
Agar tidak terjadi kesalahan diagnosis, ahli – ahli medis menggunakan daftar 11 kriteria ARA ( American Rheumatism Association ) untuk mendiagnosis lupus. Di antaranya ruam diskoid atau bercak putih di wajah, ruam malar kupu – kupu, radang selaput paru –paru atau jantung, dan kelainan ginjal-protein dalam air kencing melebihi 500 mg/24 jam.
Indikasi lain, radang sendi non-erosif pada 2 sendi atau lebih, kelainan darah seperti anemia, leucopenia, tromobositopenia, fotosensitivitas ( sensitive terhadap sinar matahari ), dan kelainan sistem saraf kejang atau kelainan jiwa.
Sariawan di rongga mulut dan tenggorokan, kelainan immunologi ( anti ds- DNA positif, anti –antibodi positif atau sel LE positif ), dan kadar antibody-antinuklir ( ANA abnormal ) juga menjadi pertanda serangan lupus. Jika terdapat 4 gejala dari 11 parameter diatas, maka seseorang didiagnosis mengidap lupus. “ Sayangnya, gejala itu muncul dalam waktu panjang”, kata dokter alumnus Universitas Indonesia itu. Dari satu gejala ke gejala lain kerap berselang satu tahun.

Wajah rembulan
Untuk mengatasi lupus, Rachma menenggak obat-obatan mengandung steroid dan metrotreksit untuk kanker. Obat itu dikonsumsi agar serangan lupus tidak meluas ke organ tubuh lain. Namun, mengasup bahan kimia itu justru menambah penderitaannya. “Tiga gigi saya patah dalam satu tahun,” kata Rachma. Steroid memang bahan kimia pengeropos kalsium tulang dan gigi. Selain itu, wajahnya membulat – dikenal dengan istilah moonface-, kulit kering, rambut rontok, tulang punggung linu setiap saat, asam urat meningkat, dan lambung perih. Walau begitu, Rachma tetap mengkonsumsinya. Sebab obat-obatan lupus memang hanya steroid.
Awal Maret 2006, Rachma membaca artikel Trubus tentang teripang mengendalikan lupus sendi. Lantaran ingin mempercepat kesembuhan, Rachma langsung mencobanya. Setelah seminggu mengkonsumsi dengan dosis 3 kali 2 sendok makan, penderitaannya berkurang. Linu hilang, rambut menjadi tebal, kulit kembali kenyal dan halus. Sebelumnya, efek steroid membuat kulit Rachma kusam dan kering.
Kabar gembira itu juga dibuktikan melalui tes laboraturium setelah satu bulan konsumsi gamat alias teripang. Hasilnya, nilai ANA negative, C3 sebagai aktivitas protein antibodi berkisar normal dengan angka 98 mg/dl, C4 meningkat ke angka 20mg/dl, dan Laju Endap Darah 19 mm/jam. Ginjalnya diperiksa untuk mengetahui efek samping konsumsi gamat. Nilai uretum 15 mg/dl, tetap pada ambang batas 13-43 mg/dl dan kreatinin 0,6 mg/dl pada kisaran normal 0,5 – 0,9 mg/dl. “Dokter bilang lupus saya lebih terkendali,” kata Rachma. Kesehatan itu dapat bertahan asal ia menghindari matahari langsung pada pukul 10.00-15.00, istirahat cukup, dan mengasup makanan bergizi.


Non- kimia lebih baik
Penggunaan bahan alami untuk mengatasi lupus jauh lebih baik. “Kami memang tidak mengandalkan obat-obatan kimia,” kata Yoga yang juga berpraktek di Rumah Sakit PGI Cikini itu. Sebab, steroid berdampak buruk. Keropos tulang akan terjadi jika steroid diasup lebih dari 7,5 gram per hari diatas 3 bulan. Selain itu juga komplikasi diabetes, darah tinggi, katarak, dan penipisan kulit.
Obat-obatan yang diberikan kepada pasien lupus bersifat antiradang, pengatur metabolisme karbohidrat, pengatur katabolisme protein, peningkat elektrolit darah, dan pengikat sitokinin penyebab sel rusak.
Menurut Howard Benedikt, MS, DC ahli nutrisi dari Long Island University, Amerika Serikat, menyebutkan vitamin E, Omega-3 EPA, dan kelompok antioksidan gamat berpengaruh dalam pembuangan sitokinin. Hasil temuan Dr Mittchell Kurk, direktur medis Biomedical Revitalization Center of Lawrence, New York menunjukkan gamat meningkatkan kesehatan fisik bagi 70 % pengidap radang atau linu sendi, tanpa efek samping. Sebab, gamat memiliki komponen kondroprotektif yang memperbaiki tulang muda dengan merangsang metabolisme anabolis kondrosit serta menghambat reaksi katabolisme saat peradangan.
“Mungkin saja gamat membantu mengendalikan lupus, “ kata dokter yang juga aktif di Yayasan Lupus Indonesia itu. Namun, hal itu perlu pengujian klinis terlebih dahulu. Menurutnya, jika memang terbukti, saat ini ada lebih dari 7000 pengidap penyakit serigala – lupus berasal dari bahasa latin berarti serigala – di Jakarta yang merindukan kesembuhan. ( Vina Fitriani ).

Artikel Lain

Ditulis dalam TESTIMONI KONSUMEN PRODUK LUXOR DI MAJ TRUBUS | Leave a Comment »

BAND SAMSON ANTARA KONSER DAN GAMAT

Ditulis oleh alamisehat di/pada April 6, 2008

Band Samsons
Antara Konser dan Gamat

Dikutip dari Majalah Trubus Edisi 440 – Juli 2006

Buat para personel Band Samson, mengkonsumsi gamat-nama lain teripang di Malaysia-bukan cerita baru. Sudah lebih dari setahun mereka rajin menelan gamat dalam bentuk jeli. Minimal satu sendok makan mentimun laut-julukan teripang-setiap hari dilahap para anggota Band Samsons. Masing-masing ibu mereka selalu mengingatkan agar anaknya tak lupa meminum jeli gamat.


Meminum jeli gamat kini ibarat sirup. Namun, saat pertama kali mencoba rasanya mau muntah, ujar mereka serempak. Rasa aneh itu tidak membuat jera para personel Samsons untuk rutin mengkonsumsi. Maklum, manfaatnya bagi tubuh langsung terasa. Meski harus manggung seharian penuh dan berpindah-pindah tempat, stamina mereka tetap terjaga.


Andre, manajer Band Samsons pun ikut tertarik mengkonsumsi. Itu bermula dari serangan virus biopasi di wajah Andre. Virus itu membuat setengah bagian muka Andre kaku. Menurut diagnosis dokter mungkin karena kecapaian kerja, ujar Andre. Selain menjalani fisioterapi di salah satu rumah sakit di Jakarta, ia rutin meminum gamat sebanyak 2 kali sehari agar sembuh. Hasilnya kini mulai tampak. Badan Andre tidak lekas capai. Yang terpenting wajah yang sebelumnya terasa lumpuh mulai bisa digerakkan.


Dari semua personil Samsons, Irvan adalah orang pertama yang merasakan gamat pada pertengahan 2005. Itu bermula saat selesai berlatih gitar dan mengarang lagu tenaga Irvan terkuras. Parahnya Irvan pun sering diserang penyakit lambung ketika kelelahan mendera. Untung sang Ibu, Fulia Sundari, memberikan gamat kepadanya. Ide itu timbul lantaran sebelumnya Fulia sembuh dari tumor payudara berkat gamat. Ayo nak, coba ini agar penyakit lambungmu tidak sering kambuh, ujar Fulia.


Sesendok makan jeli teripang itu diminum Irvan. Setelah beberapa hari mengkonsumsi, penyakit lambung akut yang diderita sejak di bangku SMA itu mulai jarang datang. Wah, tiba-tiba saja stamina jadi bagus meski harus main musik sampai tengah malam, ujar Irvan. Khasiat itu menambah keyakinan Irvan untuk terus mengkonsumsi gamat. Bahkan kini dosisnya ditingkatkan menjadi 2 kali sehari, diminum sehabis makan siang dan malam. Dari Irvan juga akhirnya keempat personel lain tergiur mencoba. Saya sampai dijuluki pak dokter, kata Irvan.


Konde mau menenggak jeli gamat setelah kulitnya yang sensitif terasa mulai menggangu aktivitas. Saat keringat membasahi tubuh, rasa gatal dan nyeri langsung menyerang. Kulit putihnya berubah kemerahan bak kepiting rebus. Saran dokter Konde perlu menghindari kontak lama dengan sinar matahari. Namun, setelah rajin mengkonsumsi jeli gamat, keluhan itu berkurang. Bahkan kandungan kolagen dan omega 3 dari teripang itu kini membuat kulit Konde menjadi cerah.


Bagi Bams ungkapan ‘lebih baik sakit hati daripada sakit gigi’ nyaris tepat. Itu karena di penghujung 2005, ia mengalami sakit gigi geraham sehabis operasi. Gejalanya, gusi tampak membengkak. Itu membuat Bams menderita, apalagi saat bernyanyi. Makan pun jadi sulit sehingga tubuh Bams mudah lemas. Dari Irvan, Bams mau mencoba meminum gamat. Beberapa hari setelah mengkonsumsi rasa nyeri di gigi langsung hilang. Itu lantaran gamat bersifat analgesik, penahan rasa sakit.


Tak hanya itu, karena terlalu sering manggung Bams pernah mengalami gangguan pita suara. Suaranya menjadi serak bahkan nyaris hilang. Akibatnya, Bams absen manggung selama seminggu sebelum tur di Makassar. Saat absen manggung itu Bams mengobati pita suara dengan meminum jeli mentimun laut dan tentunya obat dokter. Hasilnya, Bams kini lantang bersuara di atas panggung.


Setahun lalu adalah masa kelabu bagi Aldri. Saat itu ia divonis memiliki tumor di telapak tangan. Aldri pun mesti menjalani operasi pengangkatan tumor. Ini masih ada bekasnya, tapi sudah membaik ujar Aldri. Dari Irvan, Aldri mencoba ginseng dari dasar laut itu. Tak hanya diminum, jeli itu juga dioles ke luka bekas operasi. Hasilnya, goresan pisau operasi cepat menutup rapat. Rupanya filum chinodermata itu memiliki kemampuan memperbaiki sel-sel yang rusak.


Berbeda dari rekan lainnya, Erik tidak memiliki masalah dengan kesehatan. Sampai saat ini kondisi tubuh saya baik, ujarnya. Namun, karena rasa penasaran ia mau mengkonsumsi gamat. Selesai manggung di Istora Senayan Mei 2006 lalu Erik mencoba sesendok gamat. Enak, tapi terasa dingin, ucapnya. (Lastioro Anmi Tambunan)


Nama lengkap/panggilan : Irvan Aulia Irsal/Irvan
Tempat/tanggal lahir : Jakarta, 26 April 1983
Posisi : Gitaris

Nama lengkap/panggilan : Bambang Reguna Bukit Sitompol/Bams
Tempat/tanggal lahir : Ottawa, 16 Juni 1983
Posisi : Vokalis

Nama lengkap/panggilan : Aldri Dataviadi/Aldri
Tempat/tanggal lahir : Jakarta, 8 Februari 1984
Posisi : Bass

Nama lengkap/panggilan : Chandra Christanto/Konde
Tempat/tanggal lahir : Jakarta, 25 Mei 1982
Posisi : Drummer

Nama lengkap/panggilan : Erik Partogi Siagian/Erik
Tempat/tanggal lahir : Jakarta, 11 November 1982
Posisi : Gitaris

Artikel Lain

Ditulis dalam TESTIMONI KONSUMEN PRODUK LUXOR DI MAJ TRUBUS | Leave a Comment »

SENJATA PAMUNGKAS MURID HIPOKRATES

Ditulis oleh alamisehat di/pada April 6, 2008

Senjata Pamungkas Murid Hipokrates Dikutip dari Majalah Trubus Edisi 440 – Juli 2006 Senjata pamungkas bagi para dokter berupa obat. Dengan meresepkan obat yang tepat, diharapkan penyakit yang merongrong pasien segera dapat diatasi. Salah satu yang dijadikan sebagai senjata pamungkas untuk melawan ganasnya penyakit adalah ekstrak teripang. Banyak dokter mengkonsumsi untuk diri sendiri atau meresepkan kepada pasien. Itu ditempuh setelah beragam obat-obatan kimiawi tak sanggup melumpuhkan penyakit maut. Apa kata mereka tentang ekstrak teripang? Inilah komentar beberapa dokter yang dihubungi Trubus secara terpisah. dr Oetjoeng Handajanto, Sukajadi, Bandung Perkenalan dr Oetjoeng Handajanto dengan ekstrak teripang pada 2004. Semula ia menganggap ekstrak teripang hanya suplemen. Ahli terapi kolon itu memberikan ekstrak itu kepada penderita gangren atau luka akibat diabetes mellitus. Dalam hitungan hari, luka pun mengering. Menurut lulusan Fakultas Kedokteran Bochum University, Jerman, itu keampuhan ekstrak teripang kaya kolagen. Faedah kolagen meningkatkan regenerasi sel-sel mati akibat luka sehingga mempercepat penyembuhan. Ia tak menyangka ekstrak itu mampu menyembuhkan luka dalam waktu singkat. Bagaimana dengan diabetes mellitus? Penyakit kencing manis itu pada dasarnya tidak bisa disembuhkan, tetapi kadar gula darah hanya bisa dikontrol. Itu pun hanya pada penderita diabetes tanpa ketergantungan insulin. Nutrisi pada teripang mampu merangsang kelenjar pankreas memproduksi insulin. Selain itu anggota famili Holothuriidae itu memperbaiki kinerja ginjal dan limfa sehingga gula dapat dicerna dengan baik. Senyawa aktif itu juga berguna untuk mengatasi luka dinding lambung penderita maag akut dan gangguan pencernaan. dr Andreas Widjaja SpPD Karangwulansari, Semarang Atas anjuran teman, dr Andreas Widjaja SpPD memberikan olahan hoisom-alias teripang-untuk mengatasi batuk menahun yang dialami anak sulungnya, Esra Wijaya (6 tahun). Sejak berusia 4 tahun ia mengidap batuk kronis. Hampir setiap bulan ia batuk dan pilek selama 7 hari akibat tonsilitas meradang. Biasanya saya memberikan obat berupa antiinfl amasi dan antialergi. Karena khawatir olahan hoisom tinggi MSG (monosodium glutamat), saya mencoba memberikan ekstrak teripang, ujarnya. Dosis 5 cc 3 kali sehari. Menurut pengamatan dokter spesialis penyakit dalam alumnus Universitas Diponegoro itu, sejak rutin minum ekstrak teripang praktis Esra tak pernah batuk. Mungkin pada teripang terdapat zat imunomodulator dan antioksidan. Imunomodulator berfaedah untuk membangun sistem kekebalan tubuh. Karena sistem imun meningkat sehingga tubuh dapat mengatasi zat asing yang mengganggu kesehatan. Antioksidan amat penting untuk mengikat radikal bebas. Maklum, kita hidup di antara polutan tinggi. Penggunaan bahan alami untuk obat memang tengah tren saat ini seiring dengan pergeseran dunia medis ke arah fitofarmaka. Sekarang amat banyak obat-obatan dari ekstrak tumbuhan. Saya yakin fitofarmaka ada khasiatnya. Namun, bedanya dengan obat medis, belum ada evident base, baru terbatas pada pengamatan, katanya. dr Maria Theresia Karnadi MS Cilandak, Jakarta Selatan Pada awalnya dr Maria Theresia Karnadi MS berpendapat, tak mungkin satu produk menyembuhkan berbagai penyakit. Namun, setelah memberikan kepada pasien dan menggunakannya sendiri, ia akhirnya percaya. Alumnus Universitas Indonesia itu memanfaatkan ekstrak teripang untuk menurunkan kolesterol tinggi. Beberapa pasien diabetes mellitus yang ditanganinya dan diberi ekstrak gamat akhirnya batal amputasi. Teripang tak hanya berfungsi untuk satu organ, tetapi keseluruhan organ tubuh manusia. Faedahnya meregenerasi sel, menumbuhkan sel-sel yang rusak, sehingga mempercepat penyembuhan. Oleh karena itu ekstrak teripang dapat digunakan untuk semua kasus penyakit, bahkan orang sehat sekalipun. Teripang termasuk makanan sehat sehingga bila diberikan agak banyak pun tak berdampak buruk. Dalam dunia kedokteran, ekstrak teripang dan sejenisnya disebut roboransia alias pengobatan tambahan. Dulu pengaruh roboransia dianggap tak terlalu besar ketimbang obat-obatan kimia yang diresepkan dokter. Namun, sekarang dapat dilihat, pengaruh roboransia cukup besar, ujar Maria. Sebab, selain dapat menyembuhkan juga meningkatkan daya tahan tubuh.

dr Hariadi Semarang Dokter Hariadi mengkonsumsi ekstrak teripang untuk mengatasi gastritis alias infeksi saluran pencernaan. Pada saat bersamaan ia juga memberikan kepada penderita gastritis. Dosisnya 2 sendok makan 3 kali sehari. Dua bulan berselang tampak kemajuan seperti mual dan kembung hilang. Menurut alumnus Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro itu teripang mengandung kolagen yang mempercepat penyembuhan. Pria kelahiran Semarang 28 Februari 1963 itu juga meresepkan ekstrak teripang untuk pasien nyeri sendi dan beragam luka. Proses penyembuhan relatif cepat lantaran teripang mampu meregenerasi sel dalam waktu singkat. Sampai saat ini belum diketahui adanya efek samping. Karena teripang merupakan suplemen organik sehingga penyerapan dalam tubuh berlangsung baik, ujarnya. (Sardi Duryatmo/Peliput: Lani Marliani, Hermansyah, & Imam Wiguna)

Artikel Lain

Ditulis dalam TESTIMONI KONSUMEN PRODUK LUXOR DI MAJ TRUBUS | Leave a Comment »

VIRUS HEPATITIS ITU TELAH HILANG

Ditulis oleh alamisehat di/pada April 6, 2008

Virus Hepatitis itu Telah Hilang

Dikutip dari Majalah Trubus Edisi 440 – Juli 2006

Wiwiek Ady Pramesti tidak pernah menyangka kesibukannya bekerja mendatangkan penderitaan. Awalnya ia menganggap nyeri ulu hati yang beberapa kali menyerang adalah penyakit biasa. Makanya wanita bertubuh jangkung itu tak pernah memeriksakannya ke dokter. Toh hanya dengan mengkonsumsi obat-obatan yang dijual bebas di apotek, penderitaannya bisa diatasi.


Suatu sore di pertengahan Maret 1997, Wiwiek tengah mengikuti rapat perusahaan. Tiba-tiba ibu 1 anak itu menelungkupkan kedua tangan ke bagian ulu hati. Ulu hati sakit sekali serasa dicabik-cabik, kenang Wiwiek. Tak hanya itu, tubuh Wiwiek menjadi lemas disertai perut mual-mual, kembung, demam, nyeri sendi, dan bengkak pada perut kanan atas semakin menjadi-jadi. Oleh teman-teman sekantornya segera ia dilarikan ke rumahsakit terdekat di Surabaya, Jawa Timur.
Betapa kagetnya Wiwiek ketika ahli medis memvonis dirinya mengidap Hepatitis-B. Hal itu terbukti seminggu kemudian timbul gejala utama hepatitis-B: bagian putih pada mata dan kulit seluruh tubuh tampak menguning, serta air seni berwarna seperti teh.


Coba herbal
Rawat inap selama sebulan penuh terpaksa dijalani Wiwiek. Obat-obatan yang diresepkan dokter pun harus ditelannya. Demi mempercepat kesembuhan, Wiwiek rutin melakukan terapi. Sayang, hasilnya belum maksimal. Rasa lelah, letih, dan lesu kerap menyambanginya. Meski kurang efektif dan menimbulkan efek samping, ibu kelahiran 22 April 1957 itu tidak bisa menolak asupan obat dokter. Jika tidak, risiko sering mual-mual, menggigil, dan pegal-pegal harus diterimanya.


Namun, lama-kelamaan Wiwiek bosan mengasup obat-obatan yang berefek mual sampai lemas itu. Dalam kebimbangan, ia memutuskan mencari kesembuhan lewat jalur alternatif. Pijat refleksi dari ahli di Desa Banyuwangi, Jawa Timur, menjadi pilihan pertama. Seminggu 3 kali ia rutin bertandang ke Banyuwangi.


Ibarat melempar kelereng ke dasar danau, perlahan gelombangnya menghilang. Namun, kelereng masih tetap berada di dalamnya. Sama halnya dengan usaha Wiwiek memulihkan kesehatan. Setelah dipijat, kondisi tubuh menjadi prima. Tubuh jadi tegar, tapi virusnya masih ada di dalam, tuturnya. Belakangan ia terpikat pada ramuan herbal yang ditawarkan teman sekantornya. Ramuan dalam bentuk serbuk itu berasal dari rimpang temulawak. Temulawak direbus dalam dua gelas air sampai mendidih dan tinggal satu gelas. Rebusan temulawak di minum 3 gelas per hari. Hasilnya, dari bulan ke bulan ia merasakan perubahan. Kesehatannya meningkat drastis. Daya tahan tubuhnya membaik, tapi virus hepatitis enggan minggat dari tubuh.


Berkat gamat
Berdampingan dengan penyakit memang bukan pilihan menyenangkan. Sembilan tahun sebagai carier hepatitis dijalani Wiwiek. Selama itu pula hidupnya serasa tak berarti. Oleh karena itu, Wiwiek selalu berusaha mencari kesembuhan. Suatu ketika di penghujung September 2005 ia berjumpa dengan rekan lamanya di Semarang. Dari sanalah perkenalannya dengan gamat-sebutan teripang di Malaysia-berawal. Sejak itu Wiwiek mengkonsumsi gamat secara rutin.


Wiwiek yakin pilihannya kali itu tak meleset. Ia meneguk gamat 1-2 sendok makan 3 kali sehari tanpa didampingi konsumsi obat lain. Dalam hitungan minggu kondisi tubuhnya bertambah prima. Semangat beraktivitas terasa meluap-luap. Awal Mei 2006, noktah cerah kesembuhan mulai tampak di mata wanita 49 tahun itu. Hasil tes SGPT (Serum Glutamic Pyruvic Transaminase) normal di kisaran 15-17 IU dan SGOT (Serum Glutamic Oxaloacetic Transaminase) pun beranjak stabil di angka 17-20 IU.


Demikian pula tes virus/antivirus. Virus hepatitis dalam tubuhnya dinyatakan negatif alias telah musnah. Kurang yakin, tes laboratorium di lain tempat pun dilakoni. Serasa mendapat keajaiban, hasil serupa Wiwiek dapatkan. Pantas bila konsumsi gamat tetap saja dilakukan sebagai wujud syukur.


Diresepkan dokter

Kisah kesembuhan Wiwiek Ady Pramesti itu sebuah keniscayaan. Dokter Hariadi yang dihubungi Trubus menjelaskan kandungan kolagen pada teripang memiliki kemampuan menyembuhkan hepatitis-B dengan cepat. Hal itu disebabkan teripang mampu melakukan regenerasi sel secara singkat. Menurut dokter lulusan Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro itu, gamat merupakan suplemen organik. Oleh karena itu, penyerapan dalam tubuh pun berlangsung lebih baik dan tidak menimbulkan efek samping.


Hal senada dijelaskan dr Merlyn di Surabaya. Hepatitis disebabkan oleh virus yang dalam jangka waktu 6 bulan sejak terinfeksi menjadi akut. Bila dibiarkan hingga 6 bulan berikutnya menjadi kronis. Virus masuk ke dalam sel hati dan secara bertahap merusak sel hepar itu. Gamat membantu memperbaiki fungsi hati secara tidak langsung. Apalagi ditunjang dengan makanan bergizi dan istirahat cukup, menjadikan perkembangbiakan virus dapat dicegah.
Jadi, bila ada obat yang bisa menghambat proses replikasi virus sangat disarankan, ucap Merlyn. Selama ini dunia medis mengenal interferon yang berfungsi memperbaiki hati. Meski di lapangan interferon sanggup mengurangi penderitaan akibat hepatitis-B sebanyak 40%, tapi kemampuannya memusnahkan virus masih kecil.


Khasiat gamat memang luar biasa. Kandungan hewan laut fi lum Echinodermata itu efektif mencegah kehadiran atau bahkan memusnahkan virus patogen. Berbagai pemeriksaan dokter itu menguatkan bukti empiris khasiat gamat menumpas virus hepatitis yang dialami Wiwiek Ady Pramesti. Pantas jika para dokter itu sepakat untuk meresepkannya. Lantunan kesembuhan para penderita hepatitis pun seakan menemukan sandaran baru, si penyembuh ajaib dari teripang.
(Hermansyah)

Artikel Lain

Ditulis dalam TESTIMONI KONSUMEN PRODUK LUXOR DI MAJ TRUBUS | Leave a Comment »

GAMAT LUXOR TUNTASKAN JANTUNG KORONER

Ditulis oleh alamisehat di/pada April 6, 2008

Gamat Luxor Tuntaskan Jantung Koroner

Dikutip dari Majalah Trubus Edisi 440 – Juli 2006

Karena rasa nyeri dan panas di dada tak juga sirna, Mulyanto memanggil salah seorang rekan yang tinggal di dekat rumahnya. Oleh rekannya, Mulyanto dipijat-pijat. Ah ini sih masuk angin, katanya. Usai dipijat, rasa panas di dada tak juga minggat. Derita itu menjalar ke leher. Rasanya seperti tercekik, kenang Mulyanto.
Khawatir memburuk, akhirnya Mulyanto diantar sang istri ke Puskesmas terdekat. Setelah diperiksa, dokter jaga menyarankan Mulyanto untuk diperiksa dengan ekokardiogram (EKG) di Rumahsakit Hasan Sadikin, Bandung. Meski menjelang pagi, ayah 2 anak itu tak hirau. Ia langsung diboyong ke rumah sakit oleh sang istri tercinta.


Setibanya di ruang gawat darurat, Mulyanto langsung mendapat perawatan dokter. Dalam hitungan menit, ekokardiogram sudah terpasang di sekujur tubuh. Mulyanto juga diperiksa darah dan urine. Setelah rangkaian tes usai, hasil diagnosis dokter spesialis jantung menyimpulkan bahwa Mulyanto terkena serangan jantung koroner.


Menurut dokter, serangan jantung yang diderita Mulyanto disebabkan penyumbatan pembuluh darah jantung. Selain itu, tekanan darah tinggi yang mencapai 140/110 mmHg turut memicu serangan. Sebelumnya saya mengidap tekanan darah rendah, katanya. Kadar trigliserida 200 mg/dl, kian memperparah kondisi Mulyanto. Kondisi normal, 150 mg/dl. Akibatnya, ia harus menginap di rumahsakit selama 7 hari.


Pertama kali
Petaka itu terjadi pada medio 2005 silam. Itu adalah kali pertama bagi Mulyanto. Saya heran, kok bisa terkena jantung koroner, kata pria 41 tahun itu. Padahal, ia sangat gemar berolahraga. Bahkan, 16 tahun silam, ia tercatat sebagai atlet bolabasket di kampusnya. Dua tahun lalu, saya berhenti berolahraga karena sibuk bekerja, katanya. Dokter menduga, rutinitas berolahraga yang tiba-tiba berhenti, turut memicu serangan jantung koroner.
Karena kondisi Mulyanto mulai membaik, ia pun diizinkan pulang. Oleh dokter, ia diberi obat penurun tekanan darah dan aneka vitamin. Obat-obatan berupa kapsul itu dikonsumsi 3 kali sehari.


Meski panas dan nyeri di dada mulai menghilang, gejala serangan jantung koroner belum juga sirna. Jika berbicara terlalu banyak, napas saya tersengal-sengal, katanya. Sebulan kemudian, saat obat dokter habis, Mulyanto ditawari suplemen yang mengandung omega 3 dari salah seorang rekan. Pada waktu bersamaan, sang istri pun menawarkan jeli teripang. Namun, ketika itu bukan untuk mengobati Mulyanto, tetapi untuk mengobati ambeien dan maag akut yang diderita istri.


Setelah melihat kondisi ambeien dan maag akut sang istri mulai membaik, Mulyanto pun tertarik untuk mencobanya. Karena berhasrat sembuh, Mulyanto menyantap kedua suplemen itu bersamaan. Sebulan kemudian, omega 3 yang diberikan rekannya itu tandas. Saat akan membeli ulang, suplemen itu menghilang di pasaran. Akhirnya, Mulyanto pun hanya mengkonsumsi jeli teripang. Jeli gamat-sebutan teripang di Malaysia-itu rutin dikonsumsi 2 kali sehari masing-masing 1 sendok makan.

Dua bulan mengkonsumsi jeli teripang, kondisi tubuh Mulyanto mulai membaik. Napas yang tadinya tersengal-sengal kini terasa plong. Saya pun mulai aktif kembali berolahraga, katanya. Setiap pagi, ia rutin berjalan kaki hingga ratusan meter. Yang penting keluar keringat, katanya. Tekanan darah pun kembali normal, 110/90 mmHg.
Karena kondisi tubuh kembali pulih, Mulyanto pun mengurangi takaran konsumsi jeli teripang. Setiap hari, ia hanya mengkonsumsi 1 sendok makan. Itu untuk berjaga-jaga, kata pegawai keuangan di sebuah perusahaan swasta itu.


Rokok
Menurut Prof Dr dr Budhi Setianto, SpJP(K), dari Rumah Sakit Jantung Harapan Kita, penyakit jantung koroner berhubungan dengan pembuluh darah koroner yang mengalirkan darah ke otot-otot jantung. Orang berusia 10-20 tahun, mulai timbul guratan-guratan lemak pada pembuluh. Semakin tua, tumpukan lemak bertambah, kata guru besar Kardiologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia itu. Apalagi jika pada rentang usia itu disertai tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, diabetes, dan merokok. Dampaknya, lapisan dalam pembuluh darah rusak. Saya memang suka merokok, kata Mulyanto.


Gejala yang dialami Mulyanto seperti nyeri dada dan sesak napas karena kerja jantung memompa darah ke otak terganggu. Akibatnya detak jantung terlalu lemah atau terlalu cepat. Jika terlalu lemah, jantung gagal memompa darah ke otak sehingga otak kekurangan oksigen dan akhirnya pusing. Pada bagian tubuh lain, kekurangan oksigen dalam darah menyebabkan bagian tubuh itu sakit.
Detak jantung terlalu cepat lantaran sistem pada pusat denyut terganggu sehingga tidak efektif memompa. Pusat denyut jantung diibaratkan generator yang memiliki sistem listrik sendiri. Gangguan sistem listrik menyebabkan detak jantung menjadi cepat. Beberapa hal penyebab gangguan itu adalah pembuluh darah yang kacau, ketuaan, atau pelebaran jantung akibat katup menyempit oleh infeksi bakteri Streptococcus. Penyakitnya biasa dinamakan penyakit jantung rematik.


Kaya DHA
Keampuhan teripang mengatasi penyakit jantung diduga lantaran kandungan asam docosahexanat (DHA) pada teripang. Asupan DHA-asam lemak utama pada sperma, otak, dan retina mata-tinggi dapat menurunkan trigliserida darah penyebab penyakit jantung. Itu telah dibuktikan Prof Zaiton Hassan, peneliti dari Departemen Ilmu Pangan, Universitas Putra Malaysia, Malaysia. Bersama M. A Kaswandi, dari Universitas Kebangsaan Malaysia, ia meneliti kandungan asam lemak teripang Stichopus chloronotus. Hasilnya: kandungan DHA teripang relatif tinggi, yaitu 3,69%.


Yang juga meneliti teripang adalah Prof Ridzwan Hashim, periset dari Universitas Kebangsaan Malaysia. Pada 1995, ia meneliti keampuhan teripang Holothuria atra, H. scabra, dan Bohadshia argus, mematikan bakteri Streptococcus faecalis, penyebab pembengkakan lapisan dalam jantung, dan S. Viridans, perusak katup jantung. Ketiga anggota famili Holothuriidae itu juga terdapat di Indonesia. (Baca: Khasiat di Balik Resep Datuk)
Setahun sudah petaka yang dialami Mulyanto itu berlalu. Badan saya kembali fit, katanya. Mulyanto mengakui hingga saat ini belum memeriksakan kembali kondisi jantungnya ke rumahsakit. Toh selama ini gejala serangan jantung koroner tak lagi kambuh, kata pria kelahiran Maret 1965 itu.
(Imam Wiguna/Peliput: Vina Fitriani)


Artikel Lain

Ditulis dalam TESTIMONI KONSUMEN PRODUK LUXOR DI MAJ TRUBUS | Leave a Comment »